Curhatan Seorang Pegawai SPBU Pertamina Retail Tentang Voucher BBK…

Posted: January 17, 2015 in Dokumentari
Tags: , , , , , , , , , ,

Selesai mengurus perpanjangan masa berlaku voucher BBK yang sudah kadaluarsa, tanpa isi lambung terlebih dahulu, langsung meluncur ke SPBU Pertamina Retail di Sunter meski jam makan siang sudah lewat:mrgreen: . Pasalnya, sedari berangkat, posisi kran bensin sudah berada di posisi ‘res’:mrgreen: [nekat]. Begitu sampai di lokasi tujuan, selembar voucher BBK tadi langsung saya sodorkan ke petugas.

Setelah diperiksa dan dianggap sah, kran SPBU berwarna biru langsung dimasukkan ke lambung Pulsar. Nah, selagi mengisi BBM, Mas Arif (nama samaran) bercerita tentang kejadian kemarin yang menimpanya. Tenang saja…, ini bukan akal-akalan Mas Arif untuk mengalihkan mata dan perhatian saya dari meteran SPBU:mrgreen: . Terbukti meterannya berjalan normal hingga tetes terakhir:mrgreen: .

strukspbu retail

Jadi ceritanya sehari sebelumnya (8 Januari 2015), ada seorang konsumen yang memiliki voucher BBK yang tanggal kadaluarsanya sama dengan kmphlynx. Mas Arif memberitahu kalau voucher tersebut sudah lewat masa berlakunya. Mas Arif pun memberitahu kalau voucher tersebut masih bisa digunakan dengan cara diperpanjang dulu masa berlakunya di Kantor Pertamina. Penjelasan yang sama seperti yang kmphlynx terima.

"Lumayan wareg", jare Pulsar :mrgreen:

“Lumayan wareg”, jare Pulsar:mrgreen: Petugasnya ramah…

Rupanya penjelasan Mas Arif tidak bisa memuaskan keinginan sang konsumen tadi. “Bukannya meminta penjelasan lebih rinci sang konsumen tadi malah marah-marah dengan mengatakan kalau Pertamina mengambil haknya dia dari voucher BBK yang dimilikinya”, jelas Mas Arif. Berhubung antrian yang hendak mengisi BBM mulai mengular, Mas Arif menyarankan sang konsumen tadi untuk menyelesaikan masalahnya di kantor SPBU agar tidak mengganggu konsumen lain yang sedang mengantri.

Jalur khusus untuk melayani pelanggan yang menggunakan voucher BBK.

Jalur khusus untuk melayani pelanggan yang menggunakan voucher BBK.

Lepas dari kantor SPBU, sang konsumen tadi sepertinya masih tidak puas. Terlihat setelah keluar dari kantor, sang konsumen tadi langsung meluncur dengan kendaraannya keluar SPBU sambil menggerutu. Naah…, berdasar pemaparan dari Mas Arif, kmphlynx tergelitik untuk melakukan penulisan proses dan lokasi perpanjangan voucher BBK.

Monggo…

Comments
  1. karo sampean Mas Arif wedi Kang, dadi njelsake gamblang. Tampang korlap scurity ngono:mrgreen: *mlayunyangkingsendal

  2. kasamago says:

    baru tau ad BBK mz.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s